Follow Us @soratemplates

Friday, 28 September 2018

Exclusive First Chapter "Marriage Deal" - Marisa Umami | Blog Tour

18:56 1 Comments
Hai, guys! 

Kalau ada yang menyimak twitku kemarin, aku bilang bahwa aku akan bag-bagi bab pertama dari buku "Marriage Deal" karya Marisa Umami. Postingan ini termasuk bagian dari blog tour buku ini yang akan dilaksanakan nanti.

Tapi sebentar, Marriage Deal itu novel apa ya? Genrenya apa? Tentang apa?

So, Marriage Deal adalah novel romance terbaru terbitan Twigora yang masih masuk masa pre-order hingga tanggal 3 Oktober 2018 nanti. Untuk informasi selengkapnya scroll ke bawah yuk!






Cek dulu yuk blurb-nya:


BLURB:

ADA YANG JAUH LEBIH BURUK DARI PERNIKAHAN TANPA CINTA...
PERNIKAHAN DENGAN CINTA, TAPI BERTEPUK SEBELAH TANGAN.
Lian merencanakan segalanya sedari awal: sepakat untuk menikah, lamaran, menikah, lalu... bercerai.
Beruntung sekali dia dipertemukan dengan Agam, yang tak keberatan diikutkan dalam rencana absurd itu.
Menjadi istri Agam berarti dia harus menjalahi kehidupan pernikahan mereka untuk beberapa waktu lamanya. Laki-laki itu menghayati perannya sebagai seorang suami, juga sahabat baru bagi Lian. Kebersamaan mereka lama-lama membangkitkan sesuatu yang tak pernah dia rencanakan: jatuh cinta pada arsitek tampan itu.
Meskipun berat, Lian sulit menyangkal perasaan barunya. Tapi ketika dia bermaksud mengusulkan untuk memperpanjang umur pernikahan mereka, Agam malah memintanya bercerai. Harusnya Lian tak keberatan, ini memang rencana mereka semula. Lalu kenapa air matanya tak berhenti keluar? Bagaimana mungkin Lian merasa kehilangan seseorang yang tak pernah benar-benar jadi miliknya?


Gimana? Penasaran? Kalian bisa langsung simak bab pertama-nya di bawah ini:



Bagi kalian yang mau ikutan pre-order bisa langsung ke instagram Twigora di @Twigorashop, email Twigora di Twigorashop@gmail.com, atau WA Twigora di nomor 082113103438! 😃

Kamu bisa memiliki satu eks novel Marriage Deal karya Marisa Umami dan sebuah sticky notes unik dengan hanya membayar sebesar 60.800 (dari harga asli 76.000)! Ingat, pre-order ekslusif ini hanya berlangsung dari tanggal 21 September kemarin hingga tanggal 3 Oktober 2018. Selamat berbelanja! :)

Tuesday, 25 September 2018

Giveaway Overtime - Nathalia Theodora | Blog Tour

17:57 9 Comments

Halo semuanyaaaaa!

Akhirnya ketemu juga di postingan ketiga Blog Tour Overtime ini. Pasti pada tahu dong postingan kali ini tentang apa?

Yap! Benar sekali. Postingan ini adalah untuk giveaway. So, dalam rangka blog tour buku karya terbaru Kak Nathalia Theodora yang berjudul Overtime, penerbit Twigora berbaik hati akan memberikan satu copy buku Overtima bagi satu pembaca yang beruntung.

Seharusnya giveaway diselenggarakan din Twitter atau Blog. Namun, setekah menimbang-nimbang ternyata audiens di Instagram lebih banyak ketimbang di Twitter ataupun di blog. Jadi, aku memutuskan untuk membuat giveaway-nya di Instagram.

Eits, bagi kalian yang nggak punya Instagram tapi punya Twitter, jangan khawatir. Kalian bisa ikutan share info giveaway ini di Twitter, dan tetap meninggalkan komentar di postingan blog ini.

Tertarik untuk ikutan? Langsung aja yuk disimak caranya.

1. Follow akun Twitter @TWIGORA dan @cinenathz
2. Wajib mengikuti blog tour dengan cara membaca postingan book review Overtime dan wawancara bersama penulis. Tinggalkan komentar di salah satu postingan atau keduanya.
3. Share informasi giveaway ini dengan meretweet twit aku tentang giveaway ini. Reply twit tersebut dan mention 2 teman kamu yang sekiranya ingin ikut giveaway ini.
4. Kalau sudah, komentar "done" dan sebutkan nama akun twitter kamu di kolom komentar postingan giveaway ini.

Giveaway berlangsung dari tanggal 25 September - 2Oktober 2018 (1 minggu( dan pengumuman pemenang dilakukan secepatnya.

Terima kasih! Good luck semuanya :)

Anyway, selain di blog-ku, kalian juga bisa mengikuti rangkaian blog tour di blog lainnya di bawah ini:


Monday, 24 September 2018

Wawancara Bersama Penulis: Nathalia Theodora, Penulis Overtime | Blog Tour

14:27 9 Comments

Hai hai semua! Di hari kedua ini, aku akan mengepos wawancaraku bersama Kak Nathalia Theodora seputar Overtime dan penulisan.

Ada yang udah penasaran dan nggak sabar?

Okey, okey. Tapi pertama, kita kenalan dulu yuk sama Kak Nathalia Theodora. Informasi ini aku kutip langsung dari Twigora.



Nathalia Theodora adalah makhluk nocturnal yang berzodiak Sagitarius. Memiliki banyak hobi, terutama menulis dan membaca. Dog-person yang selalu suka bermain dengan tujuh ekor Pomeranian superunyu di rumahnya.

Feel free to contact her!
Twitter            : twitter.com/cinenathz
Facebook         : facebook.com/cinenathz
Instagram        : instagram.com/cinenathz
E-mail              : cinenathz@yahoo.com



Yap! Itu dia tadi sedikit cuplikan informasi mengenai Kak Nathalia Theodora. Sekarang waktunya aku bisa bertanya-tanya kepada Kak Nathalia. Yeay!

Halo Kak Nathalia, salam kenal, aku Lala. Aku mau mengajukan beberapa pertanyaan terkait buku kakak yang baru, yaitu Overtime.

1. Lala: Adakah film atau karya seni lainnya yang menjadi inspirasi Kak Nathalia untuk menulis office romance ini? Seperti yang kita tahu cukup banyak buku dan film yang mengisahkan tentang office romance. Dan juga  bagaimana sih cara kakak membuat Overtime berbeda dengan karya lainnya yang punya tema serupa?

Kak NathaliaYang menjadi inspirasi justru bukan film, melainkan game, tepatnya salah satu karakter dari game yang sering dimainkan adikku. Dari karakter itu, aku membuat karakter Christopher dan Tyler. Sementara untuk alurnya sendiri, baru muncul kemudian. Jadi ketika membuat karakter Christopher dan Tyler, aku masih belum tahu cerita mereka tentang apa.
Untuk membuatnya berbeda, selain romance, aku juga memasukkan unsur persaingan antarsaudara di sini.


2. Lala: Aku ingin tahu, siapa yang Kak Nathalia bayangkan ketika menciptakan karakter Nash Siblings dan Diondra? Karena sepertinya aku jadi lumayan jatuh hati dengan Christopher 😂😂😂
Kak Nathalia  Aku kebetulan sering membayangkan karakter-karakter dalam novelku dengan sosok nyata, kebanyakan artis Korea, hehe... Untuk Christopher dan Tyler, aku membayangkan aktor Korea yang sayangnya nggak kuketahui namanya. Sedangkan untuk Diondra, tanpa alasan jelas, aku membayangkan Yoo In-na.

Ini loh Diondra dalam bayangan Kak Nathalia. Cantik ya?
3. Lala: Apakah ada lagu-lagu rekomendasi untuk menjadi teman ketika membaca Overtime?

Kak Nathalia:  Closer-nya The Chainsmokers dan Wildest Dreams-nya Taylor Swift. Lagu-lagu itu nggak ada hubungannya dengan cerita Overtime sih, cuma selama menulis naskahnya, kedua lagu itu yang paling sering kudengar. Jadi setiap mendengarnya, aku pasti teringat jatuh-bangunnya ketika menulis Overtime

https://www.youtube.com/watch?v=PT2_F-1esPk --->> Closer, Chainsmokers

https://www.youtube.com/watch?v=IdneKLhsWOQ  -->> WIldest Dream, Taylor Swift

4. Lala: Bagaimana proses penulisan Overtime berjalan? Perlu berapa lama ditulis? Bagian mana yang menurut kakak paling lama dan paling sulit untuk menulisnya?

Kak Nathalia: Penulisan Overtime untungnya tidak terlalu banyak kendala. Aku menulisnya kurang-lebih dua bulan. Yang sulit adalah ketika aku harus merevisinya, karena banyak yang harus diubah, terutama dari tengah ke belakang. Untuk adegan yang paling sulit ditulis, ada satu menjelang ending yang sebenarnya nggak ingin kumasukkan, tapi tetap harus ditulis karena berpengaruh ke cerita.

5. Lala: Bagian cerita mana sendiri yang paling kakak sukai dan berkesan untuk kakak? Tokoh mana yang menjadi favorit kakak?

Kak Nathalia: 
Christopher adalah tokoh favoritku, jadi setiap adegan di mana ada Christopher, terutama ketika dia sedang bersama Diondra, juga menjadi favoritku. Pertemuan kedua Christopher dengan Diondra, dan pembicaraan terakhir Christopher dan Tyler, adalah yang paling berkesan untukku.

Itu saja Kak. Terima kasih atas kesempatannya untuk bertanya.







Sunday, 23 September 2018

Blog Review: Overtime - Nathalia Theodora | Blog Tour

19:36 7 Comments
Judul: Overtime
Penulis: Nathalia Theodora
Penerbit: Twigora
SC; 14 x 20 cm
Jumlah Halaman: 240 hlm
Bookpaper 55 gr; 
ISBN : 978-602-51290-4

Harga: Rp69.000,-


***


Halo semuanya! Selamat hari minggu!

Kali ini aku membawa kabar gembira. Apa sih kabarnya?

Jadi, aku akan menjadi salah satu host dari blogtour buku karya terbaru Kak Nathalia Twigora! Pasti pada tahu kan? Atau ada yang belum tahu? Wait, nanti akan ada postingan sendiri mengenai tanya jawab dengan Kak Nathalia, ya. Yang pasti, Kak Nathalia pernah menulis seri novel yang aku suka, yaitu Bad Boys series :D

Sebagai pembukaan, seharusnya aku posting ask author. Tetapi karena jawabannya belum kuterima, aku akan post mengenai review bukunya dulu. 

Ada kah pecinta cerita romans di sini? Pasti banyak lah ya. Nah, pas banget. Karena buku terbaru Kak Nathaliam yaitu Overtime memiliki genre yaitu romance, tepatnya office romance.


Begini blurb-nya:

KAMULAH SATU-SATUNYA YANG AKU INGINKAN
SEKALIGUS SATU-SATUNYA YANG BELUM AKU MILIKI.

KAKAK BERADIK PENERUS BISNIS HOTEL KELUARGA.
YANG SATU SERIGALA, SATUNYA LAGI ADALAH SERIGALA BERBULU DOMBA.

Tyler adalah atasan terbaik yang teramat Diondra kagumi—juga yang membuatnya selalu berhati-hati. Pasalnya, laki-laki itu terkenal dengan reputasinya membuat banyak perempuan patah hati. Meskipun tampan, Diondra tak mau merisikokan pekerjaan juga cintanya pada serigala berbahaya seperti bosnya.

Seumur hidup, Christopher mencari cara untuk menemukan kelemahan Tyler. Setelah pencarian panjang, akhirnya dia menemukannya juga—achiless heel itu adalah asisten kakaknya sendiri. Dan persis seperti rencananya, begitu tahu Christopher mendekati Diondra, Tyler pun tak tinggal diam. Dia bersedia melakukan segala cara untuk menggagalkan rencana adiknya itu.

OVERTIME adalah cerita tentang perang terbuka antarsaudara. Mereka yang terbiasa mendapatkan segala sesuatu dengan mudah, sampai harus keluar dari kantor yang nyaman demi mengejar cinta Diondra. Kebencian Christopher pada Tyler ibarat menyiram bensin ke kobaran api. Semakin sengit persaingan mereka, semakin besar juga kerugian yang akan dirasakan.

Lalu, bagaimana dengan Diondra? Siapakah yang kemudian dipilihnya?




Overtime, seperti yang tertera di blurb menceritakan tentang "perang" antarsaudara. Tyler dan Christopher, pemilik Hotel Nevenka. Dua-duanya tampan dan kaya. Tetapi hanya satu yang dewasa, pekerja keras, dan tidak main-main. Dia-lah Tyler, direktur utama Hotel Nevenka. 

Suatu saat, Tyler dipertemukan oleh Diondra, seorang penari kerja yang kebetulan lolos interview untuk menggantikan asisten pribadi Tyler yang baru. Tak disangka, pekerjaan itu membuat Diondra juga berkenalan dengan Christopher, adik Tyler yang kurang ajarnya bukan main. Sialnya, Diondra juga menjadi salah satu sumber keributan kakak beradik itu yang memang telah tidak akur sejak lama. 

Novel ini merupakan sebuah kisah bergenre office romance, di mana kisah cinta mulai tumbuh di kantor. Seperti yang telah diceritakan, Overtime menyuguhkan kisah mengenai kisah cinta antara bos dan karyawannya, lebih tepatnya asisten pribadinya.



Memang tidak ada yang terlalu baru dari plot cerita ini. Tentu sudah banyak yang mengangkat kisah demikian. Bahkan sebelumnya, buku terbitan Twigora yang pernah kubaca pun sudah 2x membawa ide kisah cinta antara bos dan bawahannya.



Untuk kisah seperti ini, yang sebenarnya harus ditekankan agar buku dapat menonjol bisa merupakan kedalaman riset dari perusahaan yang dimiliki bos tersebut yang juga menjadi tempat kerja si karyawan. Hotel merupakan perusahaan yang dimiliki oleh Tyler dan Christopher Nash. Tetapi sayangnya, kedalaman mengenai bagaimana cara menjalankan sebuah bisnis hotel tidak dibahas di sini. 



Lalu, untuk menonjolkan cerita seperti ini perlu ada kebaruan dari alur yang dipilih penulis. Overtime cukup memiliki hal tersebut. Dengan menyajikan twist yang oke dan membuat kaget, aku dapat menikmati dalam membaca Overtime. Penulis dengan apik membangun karakter dari narasi dan dialog yang ditunjukkan, membuat kita dapat memahami sifat dan karakteristik tiap-tiap tokoh. Misalnya Tyler yang pekerja keras dan Christopher yang hanya bisa bermain-main dan tidak mau bekerja. 



Sayangnya untuk karakter Diondra, aku kurang menyukainya. Beberapa hal cukup mengganggu penilaian baikku terhadapnya. Semisal, Diondra tidak begitu tersinggung ketika Christopher menanyakan status keperawanannya, tetapi dia bisa bilang "hal tersebut tidak pantas menanyakan kepada wanita" ketika Christopher menanyakan berapa umurnya. Satu lagi, karakter Diondra yang mudah sekali terpesona dengan fisik Christopher sangat amat menggangguku. Sikap Christopher yang kadang kurang ajar dapat dengan mudahnya tergeserkan oleh tampilan Christopher yang digambarkan dengan kata "seksi", dan itu terjadi berulang-ulang. Oleh karena itu, Diondra bukanlah salah satu tokoh favoritku. 

Anyway, di sisi lain, Kak Nathalia Theodora cukup pandai meramu cerita hingga aku pun dapat memfavoritkan tokoh yang seharusnya tidak kufavoritkan.



Overtime banyak menyajikan cerita tentang rival dua bersaudara, kakak-adik, dengan menyisipkan potongan-potongan narasi mengenai masa lalu mereka, agar kita bisa memahami kenapa sampai detik ini, sampai di usia mereka yang sudah dewasa ini, mereka masih saja bermusuhan.



Beberapa karakter di novel ini cukup dimanfaatkan dengan baik, misalnya Jennifer yang merupakan mantan tunangan Tyler yang untungnya tidak menjadi wanita pengganggu seperti tokoh lainnya di novel kebanyakan. Dia punya sesuatu yang lebih di sini. Apa itu? Silakan baca sendiri, ya!



Juga sedikit cerita mengenai kisah hidup orang tua dan keluarga Diondra yang cukup memengaruhi jalan cerita.



Overall, Overtime merupakan office romance yang cukup berhasil menyuguhkan sesuatu, menggali hal lain dari ide cerita sederhana mengenai bos dan karyawan yang saling jatuh cinta di kantor mereka. Bagi penyuka cerita romens antara bos dan karyawannya, dan juga penyuka tokoh utama laki-laki yang tampan dan kaya namun ternyata memiliki "kekurangan", Overtime dapat menjadi salah satu pilihan!
Nah, itu adalah review Overtime dariku, yang juga mengawali rangkaian blog tour Overtime ini. Di akhir blog tour di blog-ku nanti, akan ada giveaway berhadiah satu buku Overtime persembahan penerbit Twigora untuk kalian yang aktif mengikuti blog tour. 

Selain di blog-ku, kalian juga bisa mengikuti blog tour di blog-blog di bawah ini ya: 

22 – 25 SEPTEMBER 2018 : FABIOLA IZDIHAR
URL Blog: readingvibes.blogspot.com


26 – 29 SEPTEMBER 2018: ASRI RAHAYU MS
URL Blog: www.peekthebook.com

30 SEPTEMBER – 3 OKTOBER 2018: ADYTA DHEA PURBAYA
Url Blog : www.adytapurbaya.blogspot.com

4 – 7 OKTOBER 2018: FARIDA ENDAH 
Url Blog:
https://vaaridapunya.blogspot.co.id/

8 - 11 OKTOBER 2018: GABRIELLA HALIM
URL blog : whatsgabyread.blogspot.com

12 – 15  OKTOBER 2018: SISKA
URL blog : https://reviewbysiska.blogspot.com

16 – 19 OKTOBER 2018: AGINA PUSPANURANI
Url Blog: http://nuranipuspa.blogspot.com




Tuesday, 17 July 2018

Blog Tour: Book Review Contract Partner - MrsMathrange

19:39 12 Comments
Judul: Contract Partner
Penulis: MrsMathrange
Penerbit: Penerbit Twigora
Jumlah Halaman: 368 halaman
Sc: 14 x 20 cm
Bookpaper 55 Gr
ISBN: 978-602-51290-4-9
Harga: Rp86.000

Tagline:
BAHAGIA TAK PERNAH SEDERHANA

Blurb:

MUNGKIN SUATU HARI NANTI KAU AKAN MENGERTI,
KALAU HATI TIDAK DICIPTAKAN UNTUK MENGHANCURKAN HATI ORANG LAIN.

Benar-benar sulit dipercaya, seorang CEO tampan dan muda seperti Julian Reed melamar Jane Fisher, salah satu pegawai di perusahaannya.
Sayangnya, ini sungguh berbeda dengan plot cerita romantis yang selama ini dia dengar dan baca. Malah, ketika dilamar, Jane merasa itu adalah kali pertama bosnya itu berbicara padanya.
Kejadiannya pun sangat cepat dan blak-blakan. Di ruang kerjanya, Julian menyodorkan sebuah amplop cokelat berisi dokumen ke arah Jane. Perempuan itu benar-benar terkejut ketika membaca tulisan bold di halaman pertamanya

KONTRAK PERNIKAHAN
ANTARA JULIAN REED DAN JANE FISHER

Meskipun terasa ganjil, Jane akhirnya mengambil risiko dengan menandatanganinya.
Sesuatu yang belakangan dia sesali ketika akhirnya tahu alasan sebenarnya Julian mau menikahinya....


Kisah Contact Parner adalah tentang Jane Fisher yang merupakan seorang karyawati di sebuah perusahaan yang dipimpin oleh Julian Reed. Siapa sih Julian Reed itu? Kabarnya dia adalah bos yang "ganas", buktinya bisa dilihat dari karyawannya yang satu per satu ia pecat hanya karena hal sepele. Karena itulah, Jane tidak bisa membuang pikiran buruknya ketika ia dipanggil oleh sang bos ke ruangannya. Bisa saja ia langsung dipecat dengan tidak hormat dan membuat dirinya jadi pengangguran hanya dalam waktu sekian detik.


Ternyata, Julian Reed tiba-tiba menyodorkan kontrak pernikahan untuknya yang menyatakan bahwa Jane harus menjadi istrinya. Mulanya Jane memang ragu dan takut, tetapi ketika mengetahui sifat asli Julian dari Robert Coleman, orang kepercayaan Julian, Jane mulai luluh. Ia pada akhirnya mulai mempertimbangkan untuk menyetujui kontrak tersebut. Jane mulai terbayang-bayang akan impian masa kecilnya untuk menjadi seorang pengantin, ia yakin ayah dan ibunya di surga akan bahagia untuknya. 



Hal tersebut semakin dikuatkan oleh sikap manis Julian yang perlahan-lahan ditunjukkan padanya hingga mereka akhirnya mengucapkan janji pernikahan. Namun setelah itu, Julian tiba-tiba bersikap dingin dan ketus kepada Jane, membuat Jane kembali mempertanyakan apa tujuan Julian memintanya untuk menikah dengannya? Apa rahasia di balik kontrak pernikahan tersebut?





Contract Partner itu sudah ramai di Wattpad sebelum diterbitkan, jadi mungkin buku ini udah banyak fans-nya duluan, ya. Sebagai info, kabarnya cerita ini sudah dibaca 2,9 juta kali di Wattpad!


Contract Partner ditulis dengan bahasa kaku gaya novel terjemahan. Setting-nya pun dipilih penulis berada di New York, Amerika Serikat. Covernya dominan warna lembut, biru dan merah muda. Seakan-akan menggambarkan kebahagiaan. Namun cerita yang dialami tokoh utama kita ini dalam hidupnya, tidak merepresentasikan ilustrasi manis yang ada di sampulnya. Sesuai tagline novel ini: "Bahagia tak pernah sederhana". 



Novel ini adalah tentang office romance, memuat kisah cinta bos dan karyawannya. Novel ini memang cukup didominasi oleh perlakuan manis Julian kepada Jane, tidak terkecuali adegan-adegan intim yang harus dihindari para pembaca di bawah umur. Lumayan eksplisit penggambarannya, jadi ini masuk kategori novel dewasa menurutku. Bahkan adegan-adegan tersebut dituliskan beberapa kali.
Aku punya beberapa catatan yang harus kusampaikan mengenai buku ini. Aku merasa ada beberapa plot holes yang perlu dijelaskan, ada beberapa cerita yang perlu ditulis lebih dalam dan disampaikan lebih detail kepada pembaca. Ada banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang tidak terjawab dan tidak diungkap oleh penulis. Sengaja atau tidak sengaja. Aku menilai masih terdapat beberapa kekurangan dari novel ini, yang jika terpenuhi, menurutku bisa lebih baik. 



Mungkin saja, ketika pembaca membaca novel ini dengan sudut pandang lain, mereka akan memandang novel ini dengan kacamata yang sama denganku ketika telah selesai membacanya. Aku merasa ada sesuatu yang baik, yang coba disampaikan penulis melalui novel ini. Begitu banyak kalimat tertuang untuk menggambarkan kehidupan Jane selepas menikah. Jane yang awalnya merupakan seorang pekerja, lulusan terbaik Universitas Columbia, mengubah aktivitasnya menjadi seratus persen istri yang baik yang selalu melayani suami. Seburuk apapun perangai suaminya terhadap dirinya. Di sinilah mulai terlihat "keseruannya".

Aku menilai fenomena ini cukup banyak ditemui di kalangan masyarakat, toxic relationship yang terus dipertahankan orang-orang yang belum tahu bagaimana caranya untuk terbebas dari "perangkap setan" tersebut, atau sudah tahu caranya namun belum rela untuk melepaskan semua. Masih memiliki harapan akan adanya kebahagiaan yang datang menjemput mereka secepatnya, harapan mengenai perubahan ke arah lebih baik yang akan terjadi jika mereka terus bertahan. Aku merupakan tipe yang menilai pasangan merupakan partner, bukan orang yang bertugas untuk mengamini segala perintah dan keinginan kita ketika meski sendiri masih mampu melakukannya. Makanya aku terus terang selalu mengerutkan dahi melihat cara Julian memperlakukan Jane. Mungkin bagian ini yang akan berhasil membuat pembaca baper dan geregetan.

Aku tidak tahu apa pesan yang dicoba disampaikan oleh penulis sebenarnya, tetapi jika aku boleh menilai, sesuatu yang dapat diperoleh dari cerita ini cukup deep. Mungkin saja ini juga merupakan bentuk kritik dan protes dari penulis mengenai fenomena yang sering ia temui dalam hubungan percintaan? atau mungkin konflik yang diciptakan memang seperti itu tanpa ada maksud untuk menyampaikan pesan seperti itu kepada pembaca. Apa pun itu aku cukup menyukai akhir yang dipilih penulis. Untuk ending, aku agak kaget sedikit ya tentang pilihan penulis, namun aku bisa memahami jika backstory karakter lebih diperkuat lagi.



Monday, 16 July 2018

Blog Tour: Ask Author (MrsMathrange, Penulis 'Contract Partner')

21:54 6 Comments

Selamat malam semuanya, apa kabar?

Aku berharap aku bisa membawa kabar gembira hari ini. Setelah sebelumnya aku membuat video unboxing Special Box dari Twigora dan 'menawarkan' giveaway kepada teman-teman, kini tibalah saatnya giliranku untuk menjadi host dan membuat tiga postingan terkait buku Contract Partner yang akan diakhiri dengan postingam giveaway. Sebelumnya, aku ingin berterima kasih kepada Penerbit Twigora karena telah memberikan kesempatan padaku untuk bekerja sama.

Nah, jadi langsung aja ya kepada mekanisme Blog Tour-nya. Hari ini aku akan mengepos hasil wawancaraku bersama MrsMathrange, penulis ‘Contract Partner’ seputar proses kreatif saat menulis serta seputar isi buku ‘Contract Partner’. Tanpa belama-lama lagi, langsung aja yuk cek jawabannya di bawah ini!
1. Bagaimana kisah MrsMathrange memulai karir menulis di Wattpad? 
Kisah aku menulis di Wattpad bermula pada saat awal tahun 2016, waktu itu aku baru aja pindah ke sebuah kantor yang ada di pusat Jakarta. Dari rumahku ke kantor, aku memerlukan waktu yang cukup lama di perjalanan (aku pakai kereta sebagai public transport, Jakarta maceeet booo hehehehe). Ditambah lagi  terkadang aku suka datang kepagian dimana kantornya masih digembok alias belum buka. Nah disana aku ngerasa waktuku ketika di kereta dan waktu menunggu kantor buka akan terasa sangat sia-sia kalau aku cuma untuk entertain diriku dengan ponsel (nonton video, main game, chatting dll). Dari sana aku coba untuk cari hal yang bisa buat aku lebih produktif, dan ketemulah wattpad. Terus nulis, nulis dan nulis. Akhirnya, karena kebiasaan, menulis tuh jadi kaya kewajiban.

2. Apa saja tips untuk penulis pemula yang ingin mulai menulis lewat Wattpad? Aku rasa banyak pembaca yang ingin juga menulis dan butuh "pencerahan" dari penulis dari Wattpad yang telah menerbitkan sebuah buku. 
Kalo dari aku pribadi sih, tentukan goals kalian. Itu paling penting! Tapi bukan Goals yang seperti: Aku pengen punya karya yang dibaca sekian juta pasang mata, atau Aku pengen karyaku diterbitin. Jangan result oriented gitu, tapi process oriented. Goalsnya seperti : Aku harus nulis tiap hari, atau chapter sekian aku harus selesai dalam waktu berapa hari. Nikmati proses menulisnya, kalo lagi malas nulis, paksakan! Walaupun hasilnya jelek, but that’s better dibandingkan nggak menulis sama sekali. Dari sana, lama kelamaan kualitas hasil karya kalian akan terus lebih baik. Nah untuk teknis menulisnya, perbanyak baca atau nonton film. Aku sih lebih suka nonton film, soalnya aku ga terlalu suka baca (eh :p)

3. Apa inspirasi dan apa dorongan dari MrsMathrange untuk menulis Contract Partner ini? Karena jujur aku menemukan sesuatu yang berbeda yang ada di novel ini. Aku ingin mengetahui juga apa sebenarnya pesan yang ingin disampaikan penulis, apakah sesuai dengan caraku dalam menyimpulkan pesan novel ini.
Aku sudah lupa inspirasinya dari mana, karena plot Contract Partner ini udah kubuat sejak aku SMA, tapi dulu plot ini kubuat untuk naskah komik (dulu aku sempet punya cita-cita sebagai komikus)). Ketika ketemu wattpad, aku memutuskan untuk memakai plot Contract Partner ini, tapi tentunya dengan beberapa perubahan tentunya. Pesan utamanya sih 'Jangan terlalu mudah menyimpulkan'.

4. Aku mengetahui profil MrsMathrange yang bekerja sebagai arsitek & desainer interior. Apakah ada keinginan di novel selanjutnya untuk menjadikan salah satu dari pekerjaan tsb sebagai pekerjaan utama tokoh? Atau memasukkan unsur-unsur arsitektur dalam cerita.
Sebenarnya sih aku sudah pernah memasukkan unsur-unsur pekerjaan arsitek ke dalam cerita yang pernah aku buat, tapi hanya minor. Sempat kepikiran mau bikin tokoh utama yang punya pekerjaan sepertiku, tapi untuk sekarang sih belum pengen-pengen banget. Karena, yang ada nanti aku akan keingetan terus kerjaan asliku yang masih numpuk. hahahah.


5. Apakah ada keinginan untuk membuat sekuel novel Contract Partner ini? Atau spin-off nya?
Tunggu aja surprise-nya :)
Nah, udah menyimak jawabannya? Semoga teman-teman bisa lebih mengenal penulisnya ya sebelum membaca bukunya, atau bahkan bagi yang sudah membaca, akan lebih mengetahui informasi tentang buku ini lewat jawaban penulis. Anyway, nantikan postingan-postingan selanjutnya tentang Review Buku dan Giveaway-nya ya. Cheerio!

***


Profil Penulis
Mrsmathrange,
Wanita yang lahir di Jakarta pada bulan Januari 1993 ini merupakan pengidap Atelophobia. Ia masih bergerilya dalam dunia penulisan dengan bersembunyi di balik nama penanya dan tetap bersandar pada pekerjaan utamanya sebagai Arsitek dan Desainer Interior yang telah ia geluti semenjak tahun 2014.
Social media :
Wattpad: @mrsmathrange

Instagram : @mrs.mathrange

***



Blog tour akan diadakan selama 14  hari dengan jadwal sebagai berikut:

14 – 15 Juli 2018: CAROLINA TEDJAPRANATA
URL Blog: www.wolfcxreads.wordpress.com

16 – 17 Juli 2018 : FABIOLA IZDIHAR
URL Blog:
readingvibes.blogspot.com (you're here!)

18 – 19 Juli 2018: ASRI RAHAYU MS
URL Blog: www.peekthebook.com

20 – 21 Juli 2018: AgINA PUSPANURANI
URL Blog: http://nuranipuspa.blogspot.com/

22 – 23 Juli 2018: ADE DELINA PUTRI
URL blog: delinabook.wordpress.com

24 – 25 Juli 2018: ADYTA DHEA PURBAYA
Url Blog : www.adytapurbaya.blogspot.com

26 – 27 Juli 2018: PIDA ALANDRIAN

Saturday, 30 June 2018

Kilovegram - Mega Shofani | Book Review

23:57 0 Comments
 Judul: Kilovegram
Penulis: Mega Shofani
Penerbit: GPU
Jumlah Halaman: 272
Terbit: Januari 2018
Harga: 65.000
Rating: 3,4 stars out of 5

Blurb:

Kata orang, Aruna itu sebenarnya cantik, tapi…. gendut.


Iya, Aruna tahu ia gemuk. Ia pun kenyang dan tidak mempan lagi diejek. Habisnya bagaimana? Ia paling sulit menolak makanan, apalagi yang enak. Masakan Mama, misalnya. Atau traktiran Raka, sahabatnya.

Tetapi sikap cuek Aruna mulai berubah setelah Nada, sepupunya yang cantik dan serbabisa, masuk ke SMA
yang sama dengannya. Bukan itu saja, Raka terangterangan memuja dan mendekati Nada sehingga membuat Aruna merasa tersisih dan minder. Apa yang harus ia lakukan agar bisa seperti Nada?

Aruna pun memutuskan mulai berdiet. Bagaimanapun caranya, ia harus langsing, langsing, langsing! Ia tidak akan kalah dengan cewek-cewek lain di sekolah dan akan mendapatkan kembali perhatian Raka.



Kilovegram bercerita tentang Aruna Mega yang memiliki bobot berlebih di usianya yang masih remaja. Alhasil ia sering menjadi sasaran ledekan dan hinaan karena postur tubuhnya, bahkan tindakan yang sebenarnya kurang pantas juga datang dari Raka, sahabat Aruna sendiri yang, meskipun mungkin maksud Raka hanya bercanda. Awalnya Aruna dan Raka selalu bersama-bersama. Raka suka mentraktir Aruna, suka mencubit pipi Aruna, suka tertawa-tawa bersama Aruna. Keduanya bak adik kakak yang sulit terpisah karena mereka memang telah mengenal satu sama lain sejak masih kecil. 


Tetapi semua berubah ketika Nada, sepupu Aruna dari Tasikmalaya pindah ke Jakarta, ke rumah Aruna dan sekolah di SMA yang sama dengan Aruna dan Raka. Ketika Raka mengenal Nada, perhatian Raka mulai teralih ke sosok Nada yang jauh berbeda dengan Aruna. Nada begitu cantik dan langsing. Aruna mulai merasa kehilangan sosok Raka, bahkan Raka sempat mematung ketika melihat Aruna diganggu oleh seniornya yang notabene adalah teman Raka. Di satu sisi, Aruna semakin giat mencoba untuk melakukan diet, meski menggunakan cara-cara instan yang kurang sehat. Bagaimana kelanjutan kisah Aruna?




Pertama kalinya aku membaca karya Mega Shofani, dan aku mesti bilang, setengah halaman awal aku sangat puas. Kilovegram memuat hampir semua hal yang aku inginkan untuk ada dalam sebuah kisah Teenlit. Kelucuan, dialog yang mengalir, dan permasalahan yang kurasa juga banyak dialami remaja sekarang. Aku menyukai cara Kak Mega bercerita.

Aku cukup menyukai karakter Aruna pada awalnya, yang meski ditindas, ia tidak serta merta murung. Ia punya keberanian untuk membuktikan bahwa ia bisa berprestasi, bisa lebih baik, dan orang harus mengenal hal lain dari dirinya selain tubuh gemuknya. Aruna itu tipe yang 'savage'. Kalau diganggu orang, dihina-hina, ia punya seribu jurus dari mulutnya yang siap ia lontarkan, alias kata-kata pedas untuk membungkam orang-orang yang suka membuat lelucon darinya. Itu yang membuat dia kelihatan mandiri, badass, dan lovable. Selain itu aku juga suka dengan karakter mama Aruna yang baik banget, penyayang, dan super keibuan. Dan juga karakter Vio yang penuh motivasi. Kita butuh lebih banyak orang-orang seperti mama Aruna dan Vio di dunia ini. Tetapi tidak untuk Raka.

Raka itu deserves all the hate in this whole world! Emang awalnya super lucu, asik orangnya, tapi lama-lama kelihatan busuknya. Gimana coba plinplan-nya dia, nggak tahu dirinya dia waktu bolak balik mainin hati orang lain, entah memang sengaja atau tidak sengaja. Tapi kalaupun tidak sengaja itu bodoh banget, sih. Pokoknya kalau aku disuruh milih satu karakter untuk ditinju dari novel ini, pilihan pertama adalah Raka, bukan dua pasang mean girls yaitu Diana dan Imey.


Yang aku suka juga dari buku ini adalah pesannya. Aku bisa melihat bahwa Kak Mega Shofani sepertinya orang yang sangat berpikiran positif, terlihat dari beberapa pesan yang coba disampaikan. Terutama mengenai inti dari Kilovegram ini sendiri, bahwa orang gemuk pun berhak merasakan mencintai dan dicintai, berhak mendapatkan kehidupan sosial yang lebih layak daripada sekadar hanya disamakan dengan arem-arem atau karung atau benda lainnya yang seharusnya nggak disamakan dengan manusia. Kak Mega juga membuka mata kita betapa candaan yang selama ini kita anggap biasa saja dan lucu, bahkan ketika dilontarkan kepada sahabat sendiri belum tentu dia menerima dengan ikhlas dijadikan bahan candaan. Meskipun yang terlihat di luar dia hanya mesem-mesem dan ketawa-ketawa, tetapi hatinya bisa menyimpan rasa sakit, dan itu bisa berefek besar kepada mentalnya. Kak Mega ingin kita lebih sensitif dalam memahami perasaan orang lain.

Namun, masih terdapat beberapa kritik dariku atas hal-hal yang kurang aku sukai. Seperti misalnya, mungkin awal perubahan bobot tubuh Aruna bisa dijelaskan lebih rinci, supaya pembaca dapat lebih banyak gambaran, lebih bisa "masuk" ke dalam tokoh Aruna, bisa merasakan betapa Aruna semakin hari semakin senang atas perubahannya. Kedua, aku juga merasa penyelesaian konflik Diana-Aruna agak terlalu cepat. Masalah Diana datang tiba-tiba dan menurutku Diana dan Valen kurang mendapatkan spotlight. Aku masih tidak bisa mengamini penjelasan tentang alasan Diana mem-bully Arun. Lalu, ketika Aruna mulai "jatuh", mulai merasakan efek buruk dari langkah diet yang ditempuhnya, tidak dijelaskan lewat sudut pandang Aruna, seharusnya bisa dijelaskan lewat narasi rinci mengenai kejadian sebelum Aruna drop itu. Yang terakhir, aku kurang puas dengan ending-nya. Kupikir Aruna pantas mendapatkan sesuatu yang lebih baik daripada yang ia dapatkan di akhir buku ini. Namun secara keseluruhan, aku dapat menikmati dengan baik karya Kak Mega ini, terutama setengah halaman awal yang bagus!