Melupakanmu Sekali Lagi - Kireina Enno | Book Review


Judul: Melupakanmu Sekali Lagi
Penulis: Kireina Enno
Penerbit: GagasMedia
Tebal Buku: 228 halaman

"Arai, kau terlalu sombong. Segala sesuatu di dunia ini tidak pernah pasti. Bahkan, sejarah hidupmu sendiri."

Arai Mahameru sedang dilanda kekacauan di hati dan pikirannya, yang disebabkan oleh seorang perempuan cantik bernama Safira Diandra. Mereka telah menjalin hubungan sekian lama, merasakan bahagia layaknya pasangan serasi, serta sempat menyinggung soal pernikahan. Namun apa daya, sang calon mempelai wanita memutuskan untuk pergi dari hidupnya karena merasa sudah lagi tidak sejalan dengan Arai.


Fira yang seorang calon manajer di bank, mendambakan Arai untuk meniti karir seperti dirinya, bukan malah menyia-nyiakan ilmunya dengan mengurus Sanctuary--kafe milik ibunya. Sementara Arai tetap bersikukuh dengan pilihannya bahwa kafe tersebut adalah salah satu sumber kebahagiaannya. Sejak saat itu, Arai tak lagi mengenal bahagia.
"Kalau ia sudah tidak mau melanjutkan hubungan, kamu bisa apa? Memaksanya bertahan tidak akan membuat semuanya menjadi lebih baik."
Di sela kegundahan hatinya, rasa penasaran membawanya kepada sebuah kotak kayu rahasia milik ibunya--Karina--yang selalu menyembunyikan keberadaan ayah kandung Arai. Arai menemukan beberapa barang-barang yang dianggapnya dapat menjadi petunjuk untuk mengantarkannya kepada kebenaran tentang siapa ayahnya dan kelahiran ia ke dunia. Berbekal tekad kuat dan bantuan Sakti--sahabat ibunya--Arai menyambangi Surabaya, kota dimana semuanya bermula.
"Tidak. Bukan hati anak itu yang sebenarnya kau cemaskan. Tapi, hatimu sendiri."
Tak disangka, ia bertemu Addara Georgia, seorang gadis yang dikenalnya setelah beberapa kejadian tak menyenangkan yang menimpa mereka berdua, yang melibatkan Benjamin--somehow dapat disebut sebagai 'bodyguard Addara'. Addara mengaku bahwa ia punya tujuan yang serupa dengan Arai--mencari keluarganya yaitu nenek dan tantenya. Mereka saling membantu satu sama lain, seiring kebersamaan mereka, kedekatan pun mulai terjalin perlahan namun pasti.

***


Kireinna Enno merupakan salah satu penulis favorit saya. Karya pertamanya yang saya baca adalah Barcelona Te Amo, berhasil memikat saya untuk terus menunggu karya-karya lain dari beliau. Melupakanmu Sekali Lagi, memang awalnya sudah saya tunggu tanggal terbitnya, saat akhirnya rilis sedikit kecewa juga karena covernya tidak setema lagi dengan dua pendahulunya. Tetapi setelah kupikir lagi, memang cover yang sekarang juga cantik, lebih cocok, dan lebih menggambarkan isi cerita dengan adanya gambar saxophone yang juga bisa dimainkan oleh Arai. 

Melupakanmu Sekali Lagi ditulis dengan alur maju-mundur. Utamanya menceritakan tentang kisah Arai yang mencari ayahnya, namun diselipi kilas balik kisah Karina--ibu Arai. Dua-duanya punya kisah yang menarik, tetapi saya lebih tertarik saat membaca kisah ibu Arai yang mampu membawa emosi ikut serta. 

Saya menyukai bagaimana penulis menceritakan perjalanan Arai dan Addara. Dialog-dialog yang menonjolkan karakter mereka berdua menjadi kesukaan saya. Arai yang kaku dan sarkastik, dihadapkan dengan Addara yang ekspresif, cerewet, dan lucu. Dua sifat yang sangat berkebalikan dan sangat menarik melihat interaksi di antara mereka yang dituliskan oleh penulis dengan sangat baik. 

Begitu juga dengan adanya backstory tiap-tiap tokoh yang dapat mengundang rasa simpati saya. Contohnya backstory Addara yang mampu membuat saya menyukainya. Setiap tokoh juga punya porsi yang cukup penting bagi pengembangan cerita, termasuk Benjamin. Kisah yang disuguhkan bukan hanya berfokus pada pencarian Arai dan Addara, tetapi juga side story kehidupan ayah Addara serta kisah Sakti. 

Tokoh favorit saya adalah Arai. Saya menyukai bagaimana Arai menghadapi kisahnya, ia tidak mudah larut dalam emosi dan tidak asal menyimpulkan sesuatu. Sifatnya cukup dewasa dalam menghadapi masalah keluarga, tetapi tidak dengan masalah hatinya. Ia sulit menerima kandasnya hubungan cintanya, karena ia begitu mencintai Fira, tipe lelaki setia dan penyayang. Seharusnya ia tidak pantas disia-siakan oleh siapapun. 

Ada beberapa hal yang menjadi twist dalam cerita ini yang menurut saya berhasil karena saya tidak menduganya. Penggambaran ending yang baik, tidak terburu-buru dan tidak begitu melenceng dari tema seri ini yaitu "broken heart". Meskipun sebenarnya aura patah hati Arai kurang terasa, mungkin karena porsi kenangan Arai dan Fira yang tidak diceritakan dengan detail.

Melupakanmu Sekali Lagi berhasil masuk salah satu buku favorit saya. Pahit manis kisahnya menghasilkan paduan dengan rasa yang ciamik, serupa Frappucino. Melalui cerita ini disampaikan bahwa kesedihan sebenarnya dapat menjadi salah satu penyembuh luka di hati. Kesedihan akan membawa kita melewati waktu ke waktu yang membuat kita mampu menerima semua, serta menuntun kita kepada lembaran baru. Tidak seharunya kita tenggelam dalam kesedihan terus menerus, ada kalanya kita harus bangkit untuk menggapai kebahagiaan yang baru, karena sejatinya setiap orang berhak untuk bahagia. Saya (sangat) tidak keberatan untuk menunggu karya Kireinna Enno selanjutnya. Semoga semakin baik kedepannya. 

Share:

0 comments