Look at Me! - Yulia SM | Book Review


Judul: Look at Me!
Penulis: Yulia SM
Penerbit: Grasindo
Tebal Buku: 217 halaman
"Sebuah kepercayaan adalah hal yang paling dibutuhkan dalam suatu hubungan, apa pun itu. Tapi, bagaimana rasanya jika orang yang kita sayangi malah tidak pernah memberi satu kepercayaan apa pun pada kita?"  
Park Ryung-Hee, gadis dingin yang keras kepala. Meski merupakan putri Park Chan-Ho, hidup bergelimang harta, dan memiliki kekasih tampan bernama Cho Kyuhyun, hidupnya terasa menyedihkan. Betapa tidak, hubungan dengan kedua saudaranya tak pernah akur. Park Joon-Seok selalu rajin beradu mulut dengannya, terlihat sekali bahwa lelaki itu sangat membenci tingkah Ryung-Hee yang dianggapnya selalu memancing amarah.
Sementara adik perempuannya, Park Yo-Seong, memang selalu berusaha berbuat baik pada Ryung-Hee, tapi gadis itu sudah kepalang membenci keduanya, hingga tidak mau bersusah payah berpura-pura bersikap baik pada mereka berdua.
"Ingatlah, kita tidak bisa mengubah sifat seseorang, Oppa. Itu semua harus ada dalam kesadaran dirinya sendiri."
Meskipun memiliki Kyuhyun sebagai kekasihnya, Ryung-Hee tidak lantas bersenang-senang dengan lelaki itu demi melupakan masalah di rumahnya. Ryung-Hee malah menjadikan Kyuhyun sebagai pelampiasannya. Gadis itu sering meminta Kyuhyun melakukan ini itu, memperlakukan Kyuhyun sesuka hatinya. Tetapi Kyuhyun sangat menyayangi Ryung-Hee, sampai-sampai lelaki itu tetap bertahan di sisinya. Tak disadari Ryung-Hee, ternyata Yo-Seong diam-diam menyimpan hati untuk Kyuhyun. Ditemukannya berlembar foto Kyuhyun dan dirinya, tetapi Yo-Seong mengganti wajahnya dengan wajah gadis itu, bersama pesan yang tertulis bahwa suatu hari Kyuhyun dan gadis itu akan bersama. Ryung-Hee marah, dan terlibat adu mulut dengan Yo-Seong, menyebabkan gadis itu terjatuh dari tangga.
"Tuhan menciptakan semua hal di dunia ini dengan jumlah yang sama. Semua seimbang, begitu pun dengan kehidupan manusia."
Amarah Joon-Seok membuncah, ketika melihat adik kesayangannya dilukai oleh orang lain; orang yang bahkan telah menghancurkan keluarganya. Ryung-Hee memang bukanlah adik kandungnya. Gadis itu adalah anak ayahnya dengan wanita lain, yang ditemuinya pertama kali setelah dia kabur dari Tokyo. Dulu, Joon-Seok marah besar mengetahui ayahnya telah berkhianat kepada keluarganya. Hingga sekarang, Joon-Seok semakin membenci Ryung-Hee, menuduh gadis itu sebagai dalang dibalik kematian ibunya.
"Tak sadarkah kau bahwa ini adalah cara Tuhan menguji kesabaranmu? Tuhan ingin tahu seberapa kuat kau menjalani kehidupan yang telah ia gariskan. Ia ingin tahu sikap apa yang akan kau tunjukkan saat mendapat teguran darinya."
Dengan masalah Yo-Seong, bertambahlah beban Ryung-Hee, semakin dibenci-lah dirinya oleh semua orang. Kini bukan hanya Joon-Seok, Kyuhyun pun memutuskan untuk pergi darinya. Ryung-Hee terusir dari rumah, meninggalkan kuliahnya di S-Arts. Untunglah, Won-Hae, sahabatnya mau menampung dirinya, hingga gadis itu memiliki pekerjaan sendiri dan mampu membayar sewa kamar. Ryung-Hee pergi tanpa kabar, namun tak ada yang mencarinya, hingga suatu kenyataan tersembunyi, tiba-tiba terungkap...
"Secara tak kau sadari, sebenarnya Tuhan ikut menuntunmu melewati semua masalah yang telah ditentukannya. Ia menyimpan banyak kebaikan di atas semua kepedihan yang kau alami. Percayalah itu."
***

Saya kembali membaca novel K-Fiction setelah cukup lama membaca novel rasa lokal. Kerinduan saya terhadap novel ringan cukup terbayarkan lewat K-Fiction. Look At Me! merupakan karya dari Yulia SM, yang mengawali karir sebagai penulis fanfiction. Bahkan tanpa membaca profilnya, saya sudah bisa menebak karena rata-rata penulis K-Fiction adalah penulis fan fiction yang "naik level". Selain plot dan tokohnya, gaya penulisan K-Fiction hampir sama; kaku dengan diksi terbatas. Meski, tidak semua novel K-Fiction yang seperti itu. Karena memang, untuk mendapatkan "feel Korea", sangat dibutuhkan gaya penulisan seperti ini. 

Berkisah tentang seorang gadis dingin, serta seluk beluk masa lalu dan apa yang terjadi di hidupnya, Yulia SM mampu membawakan cerita dengan cukup baik. Saya terkesan dengan karakter tokoh-tokohnya yang dibuat dengan sangat baik khususnya untuk karakter Yo-Seong. Ingatlah, salah satu karakter yang kuat adalah ketika pembaca sudah mulai merasa bisa "masuk" ke dalam karakter tersebut, atau merasakan apa yang karakter lain rasakan tentang karakter tersebut sesuai yang diharapkan si penulis. Yo-Seong digambarkan sebagai gadis polos, baik hati, dan manis, tetapi itulah yang terlihat di luar. Seiring waktu, semakin terlihat watak Yo-Seong sebenarnya seperti apa. Sementara Ryung-Hee, saya awalnya sempat tidak begitu menyukainya karena sifatnya yang berlebihan. Entah apa masalahnya, rasanya dia bersikap sangat ketus bahkan kepada orang yang berusaha bersikap baik padanya. Lambat laun, ketika satu persatu fakta mulai terungkap, saya mulai simpatik pada karakternya. Apalagi setelah saya menyadari, bahwa dibalik sikap menyebalkannya itu, dia punya alasan.

Joon-Seok, lelaki yang sangat membenci Ryung-Hee, bahkan tidak mengakui gadis itu sebagai adiknya, meski hanya adik tiri. Selalu memperlakukan Ryung-Hee layaknya orang asing, bahkan orang asing mungkin akan lebih baik. Namun, dia sangat mencintai keluarganya dan orang yang disayanginya, terutama Yo-Seong. Meski begitu, Joon-Seok adalah lelaki yang mudah terpengaruh dan terbawa emosi. Dia sukses menjadi tokoh yang akan dengan senang hati saya coret dari daftar "tokoh-yang-saya-sukai".

Sederhananya, kisah ini mengangkat kisah tentang seorang gadis yang ingin "dilihat", ingin dianggap "ada", ingin disayangi, dan ingin dicintai. Saya dapat menangkap auranya dari kedua tokoh perempuan di novel ini yaitu; Ryung-Hee dan Yo-Seong. Menggunakan POV 3, pembaca bisa memahami keseluruhan cerita dan apa yang ada dipikiran semua tokoh. Meski memang plot-nya sangat mudah ditebak, bahkan sampai ke ending, novel ini masih bisa dinikmati berkat karakternya yang cukup kuat. Saya hanya bermasalah dengan Kyuhyun dan Won-Hae. Kyuhyun digambarkan terlalu sempurna, mungkin karena itu, Yulia SM berusaha membuat satu kekurangan yang membuatnya hancur. Benar saja, memang dia terlihat lebih "real" sekarang, tetapi juga membuat karakter Kyuhyun terlihat bodoh dan kehilangan simpati saya bahkan sampai akhir halaman. Sementara Won-Hae, saya pikir penulis akan lebih mengeksplor karakternya, yang saya pikir lebih menarik daripada Kyuhyun ditambah Ferrari-nya, tetapi nyatanya tidak. Dia terlihat tidak lebih dari sekadar tempelan yang banyak membantu kelanjutkan hidup Ryung-Hee. Lebih banyak porsi Won-Hae dan taekwondonya yang lebih sederhana, mungkin akan membuat kisah ini menjadi lebih baik.

Banyak kejanggalan yang saya temui di novel ini, dan cukup mengganggu sebab terasa dipaksakan. Seperti kenyataan yang tersembunyi bertahun-tahun itu, agak mustahil untuk tidak diketahui oleh semua orang. Dan jika saya jelaskan mengapa, tentu akan menjadi spoiler. Juga, tentang karakter Yo-Seong yang dibuat terlalu jahat bahkan sepertinya sedari kecil itu yang membuat saya tidak habis pikir. Rahasia yang terungkap setelah ibu mereka meninggal pun juga agak dipaksakan, karena menyangkut "kenyataan-tersembunyi-yang-mustahil-untuk-tidak-diketahui" yang sudah saya sebutkan diatas. Banyak hal-hal yang kurang bisa saya terima di akal, sehingga terlihat sebagai drama yang agak dipaksakan, dan mengurangi nilai novel ini. Tetapi sekali lagi, mungkin itu hanya pendapat saya, mungkin akan berbeda dengan pecandu drama di luar sana.

Secara keseluruhan, hanya karakter-lah yang menjadi poin plus dari novel ini. Ditambah lagi, beberapa penulisan kata yang salah dan tidak tepat juga sedikit menganggu saya saat membacanya. Dialog dan narasi dengan penulisan yang sama, meski begitu, saya pikir penulis akan tetap bisa memasukan ciri khas agar tulisannya terlihat berbeda dari yang lain. Deskripsi di awal paragraf juga hampir berulang-ulang; tentang  musim. Mungkin akan lebih variatif jika ada deskripsi tentang aktifitas tokoh, atau setting tempat yang lebih berwarna, bukan hanya dari data valid yang didapatkan di internet, tetapi lebih kepada imajinasi penulis untuk menggambarkan suatu tempat lewat sebuah foto atau video lewat kata-kata. Jika hanya untuk mengisi waktu senggang, dan mencari tokoh dengan cast Cho Kyuhyun yang sempurna, K-Fiction ini mungkin akan cocok menjadi teman kalian. 
"Layaknya mutiara hitam yang melewati banyak fase saat proses pembentukannya. Sakit dan pedih. Namun, itu akan membuahkan hasil yang sangat indah. Kau harus berjuang dengan penuh keyakinan. Jadilah mutiara yang indah dan tumbuh sempurna."

Share:

0 comments