Book Review + Fanart: Then She Smiles - Makna Sinatria


Judul: Then She Smiles
Penulis: Makna Sinatria
Penerbit: Penerbit Haru
Jumlah Halaman: 244
ISBN: 9786026383105
Harga: 59.000
Rate: 3,5 out of 5
Intip giveaway-nya disini: 

Alena, gadis cantik yang rapuh. Setidaknya seperti itulah yang Hexa Rosseau pahami. Alena dan Hexa pertama kali dipertemukan oleh lembaran foto dan siluet Alena dari balkon kamarnya. Kala itu, Hexa merupakan tetangga baru Alena. Hexa, laki-laki blasteran Prancis dan fasih berbahasa Prancis, memutuskan untuk tinggal di Bandung bersama Riou, sepupunya. Hexa sangat menyukai dunia fotografi. Dia sangat menekuninya hingga telah menorehkan beberapa prestasi dalam bidang tersebut. Kini, dia bekerja di agensi iklan milik RiouR&Hsebagai fotografer. 

Tak disangka, gadis yang mampu mencuri perhatiannya pun menyukai fotografi. Bedanya, Alena, si gadis, menyukai fotografi instan. Hexa tertarik untuk ikut mempelajarinya, sekaligus ingin mengenal Alena lebih jauh. Alena yang tertutup dan hanya memiliki Ira sebagai sahabatnya. Meski begitu, Alena memiliki Altair, kakak tirinya yang sangat disayanginya, ibu kandung yang merupakan seorang wanita karir, serta ayah tiri. Namun, ada satu hal yang disembunyikan Alena tentang hubungannya dengan ayah tirinya.

Hexa, perlahan-lahan juga mengenal keluarga Alena melalui Altair. Hingga suatu ketika, Altair berhasil mengetahui rahasia yang disembunyikan Alena sejak lama, yang membuat gadis itu begitu tersiksa dalam hidupnya. Apa yang diketahui Hexa pada akhirnya, membuat laki-laki itu semakin ingin melindungi sosok Alena yang rapuh. 


Then She Smiles adalah karya Kak Makna Sinatria. Aku belum pernah mendengar nama Kak Makna, dan memanglah dia seorang penulis baru. Untuk penulis baru, tulisannya sudah cukup matang menurutku.

Novel ini mengisahkan tentang Hexa dan Alena, dengan segala kompleksitas kisah hidup yang mewarnai hubungan mereka berdua. Hexa yang merupakan setengah bule, adalah seorang fotografer handal yang terkenal. Dia dikisahkan mengikuti jejak ayahnya sebagai seorang fotografer. Melalui passion Hexa ini, Kak Makna memberikan beragam informasi tentang dunia fotografi mencakup jenis kamera, teknik memotret, dsb. 

Kak Makna juga mampu memanfaatkan unsur fotografi tersebut sebagai perekat yang menghubungkan karakter satu dengan lainnya. Kak Makna mampu membuat fotografi tidak hanya sebagai tempelan, sebab aku menemukan banyak kutipan-kutipan yang menunjukkan alasan kecintaan para tokoh terhadap dunia ini, dan itu nggak cuma asal lewat.

Alena. Kalau dalam sinetron, dia mungkin dapat diibaratkan sebagai gadis pendiam yang tertindas. Dia menyembunyikan lukanya, hingga orang terdekatnya pun tidak mengetahui bahkan kakaknya sendiri. Aku cukup menyukai alasannya untuk menyimpan luka, meski sedikit gemas karena semakin ke belakang, semakin menyedihkan keadaan yang dialami Alena. Tetapi dia punya sesuatu yang dapat menjustifikasi keputusannya, yang sedikit banyak dapat kupahami.

Potret Alena

Salah satu yang membuat Then She Smiles menarik adalah konsep rumah dengan balkon ini. Kita biasanya hanya menemui orang-orang yang saling berhubungan lewat balkon rumah dengan tetangganya lalu terlibat suatu kisah, di film luar negeri. 

Namun Kak Makna memasukkan konsep seperti ini dalam Then She Smiles yang menurutku membuat novel ini jadi sangat manis. Ditambah, dengan latar Bandung yang mungkin saja masih dapat ditemui rumah-rumah dengan balkon yang berdekatan seperti milik Hexa dan Alena. Kalau di Jakarta, agak nggak mungkin, kan?

Side character adalah Riou yang sangat sangat talkative dan Altair yang cukup mencuri perhatianku. Riou merupakan 'mak comblang' antara Alena dan Hexa. Dan Riou merupakan pemberi warna bagi kisah Then She Smiles yang narasi-narasinya cukup serius. Sementara Altair adalah kakak tiri Alena yang hampir sempurna. Dia tampan dan sepertinya pekerja keras mengingat dia punya usaha sendiri berupa bistro bernama La Cuisine. 

Sayangnya, kemunculan Riou dan Altair kurang dimanfaatkan dengan baik oleh Kak Makna. Padahal, dua karakter tersebut kalau digali lebih jauh akan mampu mencuri hati para pembaca perempuan.

Yang aku sukai adalah, interaksi antara Alena dan Hexa yang tercipta berdasarkan kesukaan mereka terhadap fotografi. Mereka boleh saja mengunjungi tempat-tempat wisata, ataupun kafe-kafe untuk nongkrong santai, tetapi kegiatan memotretnya itu nggak bisa dilepaskan dari kekhasan hubungan mereka. 

Bahkan, ending kisah ini pun juga berhubungan dengan fotografi. Dan percayalah, salah satu adegan termanis dari seluruh novel yang pernah kubaca dalam hidupku ada dalam Then She Smiles. Aku menyangka bahwa akhirnya akan seperti itu, namun apa yang dilakukan Hexa kepada Alena itu benar-benar tidak tertebak dan sangat unik, membuat gadis itu merasa sangat spesial.

Alena dan Hexa

Namun, ada beberapa hal yang cukup menjadi concern-ku, salah satunya adalah aku merasa bahwa alur cerita ini cukup lambat, meski jumlah halamannya tidak terlalu banyak. Aku juga agak sedikit terganggu dengan dialog Riou yang terlalu formal dan sangat kontradiktif dengan Hexa. Kalau dibayangkan, agak sedikit aneh kedengarannya. 

Satu lagi, aku agak bingung mengapa aku kesulitan membayangkan Hexa dan Alena adalah dua orang dewasa. Di pikiranku, mereka adalah dua remaja SMA, bukan gadis yang telah duduk di bangku akhir kuliah dan seorang laki-laki berusia 27 tahun. Mungkin, Kak Makna kurang mengeksplorasi karakter-karakternya lebih jauh, hingga aku sebagai pembaca kurang bisa mengenal para karakter.

Then She Smiles banyak menyelipkan kutipan-kutipan berbahasa Prancis yang tak lupa diberikan footnote berisikan arti bahasa Indonesia-nya oleh Kak Makna. Aku yang sempat mempelajari bahasa Prancis, tentu sangat senang melihat kalimat dalam bahasa Prancis yang bertebaran. Dan juga dapat menjadi pengetahuan baru bagi pembaca secara umum. 

Tema besar yang coba diangkat Kak Makna dalam novel ini, yang juga merupakan konflik utama, menambah daya tarik novel ini. Aku mengharapkan Kak Makna dapat membahas lebih lanjut mengenai apa yang dialami Alena sebab hal itu sangatlah menarik. Namun, aku sudah cukup puas dengan apa yang kudapatkan pada bab-bab terakhir. 

Meski bukan fenomena yang baru, tetapi hal-hal seperti ini justru sangat sering terjadi dan luput dari pandangan orang-orang. Ketika seseorang terdekat kita mengalaminya, kita harus menjadi seseorang yang lebih peka, agar tidak ada penyesalan pada akhirnya. 


P.s. bonus ilustrasi dalam novel ini keren banget! Kak Makna benar-benar jago membuat sketsa, fanart diatas adalah salah satu contohnya. :D

Share:

8 comments

  1. itu yg bikin beneran kak Makna? kereeen.. makin penasaran sama Then she smile

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa! Kak Makna emang jago gambar sih, cakep-cakep banget loh semua gambarnya. Tiap host dikasih fanart-nya sendiri. Mampi-mampir ke blog host lain ya kalo mau ngintip. X))

      Delete
  2. Sepertinya plot twist-nya dapet ya. Jadi penasaran dengan kisah Then She Smiles karya kak Makna ini. Sekarang lumayan sering menjumpai novel dengan latar kota Bandung, saya suka banget soalnya Bandung menyimpan kenangan masa kecil yang menyenangkan. Jadi bikin kangen Bandung.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe iya. Bandung bikin cerita ini jadi semakin manis dan lembut. 😆😆 Banyak tempat-tempat terkenal di Bandung yang disebut disini loh.

      Delete
  3. Jadi tau garis besarnya novel ini, makasih kak udah ngeshare reviewnya:* jadi pengen bisa milikin buku ini lewat menang GA nya hehe:p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama 😊 Eits, mau ngingetin nih, kalo dari GA ku dapetnya notes. Nah, kalo kamu udah baca semua artikel blog tour, nanti Penerbit Haru bakal bikin GA final yang berhadiah buku! Semoga berjodoh dengan Then She Smiles, ya. :))

      Delete
  4. Novel keren ini, tidak hanya berfiksi ria tapi menyelipkan beberapa ilmu pengetahuan baru buat si pembacanya (melalui dunia fotografi yang hobby dua karakter utama, dan quotes bahasa asing).. Sungguh menarik, dan penasaran mengenai rahasia yang Alena pendam dengan si ayah tirinya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup! Kalo kepo dengan dunia fotografi, novel ini punya banyak informasi. Begitu juga dengan kutipan berbahasa Prancis. Penasaran ya sama rahasianya? Detailnya cukup nggak ketebak, loh. Dan konflik Alena-ayah tirinya sangat menarik! 😄

      Delete